Jelajahi Ujung Timur Pulau Bali, Ungkap Mistis Raja Karangasem

krjogja.com, Jurnalis
Jum'at 11 Januari 2019 20:30 WIB
Taman Ujung di Karangasem Bali (Foto: krjogja)
Share :

Wisata Bali ternyata tak hanya berpusat di kawasan selatan saja dengan hamparan pantai indah. Eksotisme Pulau Dewata ternyata benar-benar tersebar bak berlian yang ditaburkan sang pencipta di pulau tersebut.

Redaksi KRjogja.com berkesempatan menjelajahi salah satu sisi Bali tepatnya di ujung sebelah timur pulau tersebut. Adalah Taman Ujung, peninggalan Kerajaan Karangasem yang dibangun oleh raja terakhirnya, I Gusti Bagus Djelantik yang bergelar Anak Agung Anglurah Ketut Karangasem.

Taman yang memiliki luas 10 hektare tersebut dibangun tahun 1919 hingga tahun 1921 dan secara langsung menghadap ke laut lepas di timur Bali berbatasan dengan Lombok. Hampir sama seperti segala bangunan yang dibangun oleh raja-raja, tiap bagian di taman ini juga memiliki makna tersendiri.

Sekretaris Badan Pengelola Daya Tarik Wisata Taman Soekasada Ujung Ida Bagus Putra Manuaba memaparkan berbagai hal menarik yang bisa kita temui di taman tersebut. Menurutnya ada beberapa bagian penting di Taman Ujung yang memiliki makna tersendiri seperti adanya Balai Kapal yang jadi pintu masuk, Kolam Sebentuk, Balai Gili, Balai Bunder hingga Balai Lunjuk dan Pura Manikan.

“Pintu masuk bernama Balai Kapal dari sisi barat karena bisa memandang luasnya samudera dan daratan yang ada di Karangasem. Raja saat itu berpikir sebagai seorang nahkoda sehingga ia memfilosofikan daerahnya akan dibawa kemana sehingga dari sana terinspirasi pemberian nama Balai Kapal. Kolam memberi makna keseimbangan dan keadilan karena bentuknya sama,” ungkapnya ketika berbincang di sela kunjungan KRjogja.com bersama wartawan unit DPRD DIY Jumat (11/1/2019).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya