Makanan yang mengandung minyak juga bisa sangat mudah terbakar. Produk seperti minyak goreng, minyak kacang, minyak safflower, minyak kedelai, minyak jagung, minyak zaitun, dan minyak biji wijen dapat mengeluarkan api bila dipanaskan dalam suhu yang terlalu tinggi. Oleh karenanya penting untuk mengetahui batas titik api pada minyak.
Bumbu dapur
Bahkan bahan makanan seperti bumbu dapur juga bisa terbakar, contohnya kayu manis. Bumbu yang satu ini mengandung cinnamaldehyde dan eugenol yang memiliki sifat mudah terbakar. Sama seperti tepung, kayu manis dapat menyebabkan ledakan jika terlalu banyak bercampur dengan udara. Lalu ada bawang putih yang mengandung banyak minyak. Bawang putih dapat terbakar dengan cepat saat terkena panas atau api.
(Dinno Baskoro)