Pemerintah bakal memantau langsung ke berbagai wilayah, khususnya di 28 provinsi yang melaksanakan vaksin MR. "Kita masih lakukan pendekatan per wilayah, per desa, kecamatan harus kita capai dulu. Kemudian naik ke kabupaten/kota supaya merata," terang Anung.
Seperti diberitakan sebelumnya, cakupan vaksin MR terendah dari 28 provinsi yakni wilayah Aceh (7,08%), Riau (23,04%), Sumatera Barat (24,61%), NTB (29,37%), Bangka Belitung (33,75%), Kalimantan Selatan (33%), Sumatra Utara (35,32%), Kepulauan Riau (39,87%), dan Kalimantan Timur (44,18%).
(Martin Bagya Kertiyasa)