Dilanjutkan dengan scan otak, peneliti menemukan bahwa ketika seseorang kurang tidur, mereka akan menganggap orang lain sebagai ancaman. Artinya ketika lelah, Anda lebih mungkin mengisolasi diri dan mencurigai orang.
Penelitian kemudian dilihat apakah berlaku di dunia nyata. Para peneliti pun meminta 140 orang untuk melacak tidur mereka selama dua malam. Hasilnya, mereka yang memiliki kualitas tidur buruk melaporkan peningkatan perasaan kesepian di hari berikutnya.
Semakin Anda lelah, semakin Anda merasa kesepian. Kemudian Anda akan menjaga diri terisolasi dari yang lain karena rasa lelah itu. Hal ini lah yang kemudian membuat Anda merasa lebih kesepian. Siklus ini pun bisa menjadi mengerikan bagi mental dan fisik jika kebiasaan tidur Anda tidak diperbaiki.
(Renny Sundayani)