SURABAYA – Kanker payudara menjadi penyumbang kematian terbesar bagi wanita. Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menciptakan terobosan baru untuk membantu mencegah terjadinya kanker melalui bawang merah.
Ketiga mahasiswa yang terdiri atas Alvin Romadhoni Putra, Iftyna Dewi Umaroh, dan M Izzudin Jifaturrohman berhasil menemukan khasiat dari bawang merah untuk membantu mencegah penyebaran penyakit kanker tersebut.
BACA JUGA: 5 Makanan Ini Dilarang Dikonsumsi Keluarga Kerajaan Inggris, Salah Satunya Bawang Putih
Alvin menuturkan, bawang merah dipilih sebagai bahan utama karena mengandung senyawa kuersetin. Sebenarnya senyawa tersebut dimiliki pula oleh buah apel, brokoli, dan bayam. “Akan tetapi, kandungannya tidak sebanyak yang ada di dalam bawang merah,” ujar Alvin.
Senyawa kuersetin, lanjutnya, diyakini mampu menginduksi apoptosis dan mengham bat sel kanker payudara. Di samping itu, juga memiliki efek meningkatkan efikasi cisplatin yang merupakan salah satu obat kanker seperti kanker ovarium, kanker kolon, dan kanker paru-paru.
“Sehingga bawang merah ini dapat dijadikan sebagai agen antikanker,” jelas mahasiswa Departemen Kimia tersebut. Selain berperan sebagai senyawa yang mampu mendeaktifkan banyak karsinogen potensial dan pemicu tumor, kuersetin ternyata memiliki sifat kelarutan, biovailibilitas, sifat hidrofobik, dan permeabilitas yang buruk. Maka itu, mereka menginisiasi untuk membuat kuersetin lebih larut dalam tubuh.
BACA JUGA: Kenalin Nih Tukang Sunat Tercantik Sedunia, Mau Disunat Lagi?
Diakuinya, penelitian seperti itu tidaklah mudah. Timnya sempat mengalami kegagalan dalam proses nanoenkapsulasi dan pembuatan ekstrak yang tidak sesuai.
(Risna Nur Rahayu)