Dia menambahkan bahwa ini bukan soal uang tapi nyawa manusia. jangan asal sembarang membuat tanpa ada pengamanan ekstra jika terjadi sesuatu.
"Ini soal nyawa orang. Dan harus ada pengamanan ekstra dibawa kaca seperti jaring bila ada kecelakaan." tambahnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa kaca yang retak di Jembatan Kaca Burake itu dibenarkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tana Toraja.
"Memang benar di objek tersebut ada kaca yang retak dan itu hanya satu, sudah saya perintahkan kontraktornya untuk secepatnya ganti yang baru dalam waktu dekat ini," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Tana Toraja, YD Pamara, Selasa (10/7/2018). (UP/IU)
(Helmi Ade Saputra)