Dia mengatakan, jembatan kaca yang ada di objek wisata andalan Pemkab Tana Toraja tersebut masih dalam tahap pemeliharaan makanya belum difungsikan.
Jembatan ini diklaim satu-satunya jembatan kaca di Sulawesi Selatan, dan indonesia dengan panjang 90 meter yang ditargerkan rampung pada Januari 2018 lalu.
Proyek pengerjaan jembatan kaca yang dibangun berbulan-bulan dan belum difungsikan itu menelan biaya 4 Miliar yang dirancang oleh PT Mari Bangun Persada.
Seperti yang dikatakan PPK Dinas PUPR Tana Toraja, Adisti Widya Sari bahwa kaca yang di datangkan dari Surabaya dan ber-SNI itu sudah uji coba kontraktornya dan diketahui kaca mempunyai tiga lapisan.