Daging penyu juga mengandung bakteri leptospirosis yang mengakibatkan sakit kepala, demam tinggi, nyeri pada otot, dan muntah-muntah. Data yang dikumpulkan Aguirre pada 2003-2004 menunjukkan, sebanyak 80% dari sampel penyu hijau di Baja California mengandung 8 dari 10 tipe bakteri leptospiroris.
Sementara untuk telur penyu, hasil studi yang dilakukan Smithsonia Tropical Research Institute di Panama dan McGill University pada Juni 2016 menunjukkan, telur penyu mengandung logam berat. Salah satu unsur logam berat yang terkandung adalah kadmium.
Melansir dari Smithsonian Insider, logam berat cenderung menetap di tubuh seseorang yang terpapar dan akan terakumulasi dalam jaringan lemak seumur hidup. Paparan kadmium dalam jangka panjang dapat menyebabkan gangguan pada ginjal serta tulang.
Baca juga: 5 Cara Handphone Merusak Kulit Diam-Diam, Yuk Disimak
Selain kadmium, para peneliti juga menemukan kandungan merkuri, arsenik, mangan, besi, timah, dan seng dalam telur penyu. Dampak buruk logam-logam tersebut bagi tubuh manusia amat beragam, mulai dari kerusakan syaraf hingga kanker.
(Dinno Baskoro)