“Saya mendapat informasi seperti itu, yang saya tidak tahu hoax atau tidak, tapi sebaiknya saya baca untuk kita semua karena memang kalau tempat-tempat jadi sasaran, seperti rumah sakit, perempuan dan anak-anak ada di situ, sekolah pasti anak-anak ada di situ, dan tempat ibadah pasti perempuan, anak-anak, laki-laki harus dijaga pasti ada di situ,” imbuh Yohana.
Lebih lanjut, Yohana juga menegaskan, masyarakat boleh memberikan konsentrasi pada anak, tapi sebenarnya kunci utama berada pada keluarga. Namun, sangat disayangkan di Indonesia belum ada kementerian yang berfokus pada keluarga, justru berpencar-pencar.
Baca juga: Sarapan Pizza Lebih Baik dari Sereal? Ini Buktinya
“Kita boleh konsentrasi pada anak, tapi sebenarnya kunci utama ada pada keluarga, jangan lupa keluarga itu, dan kementerian kita ini belum ada yang fokus pada keluarga, terpencar-pencar, kementerian pendidikan ada pada satu bidang keluarga, kementerian kami ketahanan keluarga, BKKBN, Kementerian Sosial kesejahteraan keluarga, tapi belum pernah duduk bareng untuk membicarakan bagaimana generasi keluarga,” pungkasnya.
(Dinno Baskoro)