Angka Kematian Akibat Leptospirosis Tinggi, Kemenkes Kirim Tim ke Boyolali

Agregasi Solopos, Jurnalis
Rabu 28 Februari 2018 12:06 WIB
Ilustrasi
Share :

Sementara itu, penaggulangan kasus leptospirosis pada manusia juga dibarengi penanggunalangan kepada hewan ternak. Pemkab Boyolali melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) terus melakukan surveilans di daerah yang terdapat korban jiwa manusia.

Kabid Kesehatan Hewan (Keswan) pada Disnakkan Boyolali Afiany Rifdania mengatakan berdasarkan surveilans tersebut ada beberapa tempat yang tidak terdapat ternak di sekitarnya sehingga tidak dilakukan pengambilan sampel.

“Dari hasil surveilans kami ke wilayah dua korban di Desa Kismoyoso dan Manggung [Kecamatan Ngemplak] tidak ada ternaknya. Tetapi kedua korban menurut info terakhir beraktivitas di Desa Dibal. Yang satu orang bermain bola, sedangkan yang satunya lagi bekerja sebagai tukang kayu di Desa Dibal. Kesimpulannya, korban kemungkinan bukan tertular dari hewan peliharaan seperti sapi dan lain-lain, tetapi bisa dari lingkungan yang tercemar kencing tikus,” ujarnya.

(Risna Nur Rahayu)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya