Seorang ibu hamil yang merasa perutnya kencang pada trimester ketiga kehamilan, itu berarti janin yang di dalam perut adalah laki-laki. Meski tidak ada penjelasan secara ilmiah, beberapa wanita yang telah berpengalaman menceritakan hal ini.
Selain bentuk perut, mengetahui jenis kelamin bayi juga bisa dilakukan dengan cara menganalisis penampilan si ibu hamil dan makanan kesukaannya. Jika penampilan ibu hamil terlihat buruk karena malas mandi dan malas berias, itu berarti bayi yang dikandungnya berjenis kelamin laki-laki. Namun jika sebaliknya, jika si ibu hamil tampil cantik dan berseri, maka bisa jadi ia mengandung anak perempuan.
Lain lagi jika berdasarkan makanan kesukaan saat sedang hamil. Saat sang ibu menyukai makanan yang manis-manis, seperti cokelat, susu, ice cream, maka bisa jadi ia mengandung anak perempuan. jika si ibu menyukai makanan pedas, asam, dan asin, maka kemungkinan bayinya berjenis kelamin laki-laki.
Meskipun para ibu hamil di zaman dulu menggunakan metode tersebut untuk mengetahui jenis kelamin si jabang bayi, bukan berarti Anda langsung memercayainya begitu saja, ya! Sebab kebenaran ciri-ciri itu belum tentu akurat.
(Renny Sundayani)