Dulu Mati Suri, Sekarang Batik Kulon Progo Malah Dipakai Tokoh Dunia

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis
Jum'at 03 November 2017 18:10 WIB
Batik Kulon Progo (Foto: Dimas/Okezone)
Share :

BATIK merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang patut kita banggakan. Produk budaya ini bahkan berhasil menarik perhatian beberapa tokoh dunia seperti Nelson Mandela, hingga Bill Gates untuk ikut mengenakannya.

Seperti diketahui, daya tarik batik terletak pada warna dan motifnya yang sangat khas, sehingga menyuguhkan tampilan busana yang unik, elegan, dan tentunya enak dipandang mata. Berbicara soal batik, Anda pasti sudah familiar dengan nama-nama produsen batik terbesar di Indonesia, seperti Yogyakarta, Solo, hingga Pekalongan.

Namun siapa sangka, salah satu kabupaten yang terletak di Daerah Istimewa Yogyakarta, kini turut meramaikan industri batik tanah air. Beberapa waktu lalu, Kulon Progo telah menetapkan motif geblek renteng sebagai motif khas mereka.

Batik geblek renteng sendiri terinsipirasi dari makanan khas Kulon Progo yang terbuat dari tepung ketela. Motifnya berbentuk pola angka delapan yang saling mengikat. Berdasarkan filosofinya, renteng berarti rentengan atau ikatan satu sama lain.

Uniknya, motif batik renteng ini bukan hasil karya pebatik atau desainer profesional. Menurut pengakuan Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo, Yohanes Krissusanto, motif tersebut merupakan hasil sayembara yang diikuti oleh seluruh pelajar di Kulon Progo.

"Sayembaranya dilakukan pada tahun 2012 lalu dan dimenangkan oleh seorang siswa Ales Candra Wibawa dari SMA Negeri 1, Wates," tutur Kris kepada Okezone, dalam acara Press Tour bersama Kementerian Pariwisata RI, di Kantor Pemda Kabupaten Kulon Progo, Jawa Tengah, Jumat (3/11/2017).

Perkembangan batik geblek renteng ini ternyata juga berhasil membawa dampak positif bagi perekononian masyarakat Kulon Progo.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Kulon Progo, Drs. H Sutedjo. Melalui program Bela Beli Kulonprogo, pemerintah daerah mengajak masyarakat untuk mengenakan kain batik buatan sendiri/lokal.

"Dulu pengrajin batik Kulon Progo itu bisa diibaratkan mati suri. Tetapi setelah ada motif geblek renteng ini, omsetnya meningkat luar biasa. Karena sekarang para pelajar, karyawan kantoran, diwajibkan untuk memakai batik ini setidaknya 1 kali seminggu. Beberapa waktu lalu, 6 menteri Indonesia juga terlihat mengenakan batik kami," tukasnya.

(Renny Sundayani)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya