Nani, masyarakat asli Batak yang juga seorang pemandu wisata menjelaskan lebih dalam soal naniura. Proses pemasakan dilakukan oleh bumbu terutama penggunaan asam cikala yang cukup banyak jumlahnya.
“Asam itu mematangkan ikan jadi ikan matang karena asam khas itu,” kata Nani.
BACA JUGA:
Merasa penasaran, Okezone kemudian mencicipi suguhan ikan ini. Rasa pertama yang menghampiri lidah Okezone adalah rasa berbumbu dan asam yang sangat kuat. Menyantap ikan ini langsung memang agak getir terasa, lebih mantap dimakan bersama nasi putih. Namun karena tidak biasa, orang yang baru mencicipi naniura akan merasakan sensasi baas atau mati rasa sesaat pada lidahnya.
Tekstur ikan terasa kenyal dengan daging yang masih berwarna putih transparan, namun tidak sedikitpun terasa amis atau rasa mentah ikan yang tidak dimasak. Naniura paling cocok disantap bersama nasi putih ataupun seporsi mi gomak yang tak kalah lezatnya. Jika berkesempatan menyambangi Toba Samosir jangan lupa mencicipi nikmatnya naniura.
(Santi Andriani)