Ia mengatakan, Ki Ageng Wonolelo berhasil menaklukkan Kerajaan Sriwijaya. Nama Ki Ageng Wonolelo atau Jumadi Geno semakin tersohor dari waktu ke waktu sehingga semakin banyak orang yang berdatangan untuk berguru kepadanya.
"Sebagai seorang panutan Ki Ageng Wonolelo yang memiliki ilmu tinggi, Ki Ageng Wonolelo banyak mewariskan berbagai peninggalan berupa tapak tilas dan pusaka dan benda keramat lainnya. Pusaka, jimat dan berbagai benda keramat peninggalan Ki Ageng Wonolelo inilah yang kemudian dikirabkan setiap bulan Sapar pada setiap tahunnya," katanya.
Wartono mengatakan, dalam puncak Upacara Adat Ki Ageng Wonolelo tersebut akan dilaksanakan kirab pusaka Ki Ageng Wonolelo, kirab Gunungan, Kirab Keprajuritan, tari dan fragmen.
Di antara pusaka peninggalan Ki Ageng Wonoelo yang akan dikirab adalah kitab Suci Alquran, Baju Onto Kusuma, Kopyah, Bongkahan Mustoko Masjid dan tongkat. Kirab diawali dari Masjid Pondok Wonolelo menuju Makam Ki Ageng Wonolelo sepanjang 800 meter.
"Sedangkan penyebaran apem seberat 1,5 ton sebagai simbolisme sedekah akan diperebutkan oleh pengunjung yang dianggap dapat mendatangkan keberkahan dan keberuntungan hidup," katanya.
(Muhammad Saifullah )