OKEZONE WEEK-END: Ini Perbedaan Bentuk serta Manfaat Jahe Merah dan Jahe Biasa

Tiara Putri, Jurnalis
Sabtu 21 Oktober 2017 13:00 WIB
Share :

INDONESIA adalah negara yang sangat kaya akan rempah-rempah, salah satunya adalah jahe. Bernama latin Zingiber officinale, rempah ini seringkali digunakan sebagai bumbu masak yang menambah kenikmatan cita rasa. Selain itu, jahe juga dipercaya bisa mengobati beberapa penyakit seperti sakit kepala, batuk, dan flu karena memiliki efek menghangatkan badan.

Jahe juga bisa digunakan sebagai peningkat energi sehingga beraktivitas menjadi lebih semangat. Selain itu, banyak petani yang menggunakan jahe untuk membasmi hama karena efek yang dikeluarkan. Ada tiga jenis jahe yang banyak dikenal masyarakat yaitu jahe merah, jahe emprit, dan jahe gajah.

BACA JUGA:

Prestasi Miss Indonesia di Ajang Miss World Selama 5 Tahun Terakhir

Ladies, Jangan Lupa Ganti Celana Dalam Usai Berhubungan Seks!

Daftar Raja-Raja di Dunia yang Doyan Berpoligami, Jumlah Selirnya Bikin Melotot!

Sudah Usia 40 Tahun Olga Lydia Tetap Cantik dan Awet Muda, Ini Rahasianya!



Perbedaan mencolok pada ketiga jenis jahe ini adalah warnanya. Jahe merah tentu saja berwarna merah. Sedangkan jahe emprit dan jahe gajah memiliki warna yang hampir sama. Hal yang membedakan adalah ukuran keduanya. Jahe gajah jauh lebih besar jika dibandingkan dengan jahe emprit.

Mengutip dari berbagai sumber, Jumat (20/10/2017), jahe merah lebih sering digunakan sebagai bahan obat-obatan dibanding untuk bumbu masak. Jahe ini memiliki aroma pedas yang khas dan apabila dikecap rasa pedas itu sangat terasa di lidah. Jahe merah memiliki kandungan minyak asiri lebih banyak dibanding jahe biasa yaitu 2,58% – 2,72 %. Maka tak heran jika jahe jenis ini banyak digunakan untuk minyak jahe.

Jahe merah memiliki ukuran rimpang yang agak kecil, ruas rata, dan sedikit menggembung. Jika daging pada jahe biasa berwarna putih, daging jahe merah berwarna merah, meskipun tidak keseluruhan. Seratnya juga jauh lebih besar dibanding jahe biasa.

Sementara itu, jahe gajah dan jahe emprit memiliki cita rasa yang tidak terlalu pedas jika dibandingkan dengan jahe merah. Maka dari itu kedua jenis jahe ini paling sering diolah untuk masakan atau minuman. Daging keduanya berwarna kuning hingga putih. Serat pada keduanya tergolong lebih lembut sehingga mudah dikonsumsi.

(Ade Indra Kusuma)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya