Cuci Tangan Pakai Sabun Hingga Mengelola Sampah Bisa Turunkan Risiko Menular Penyakit Diare dan Hepatitis

Tiara Putri, Jurnalis
Kamis 12 Oktober 2017 16:07 WIB
Share :

KESEHATAN adalah salah satu aspek yang harus diperhatikan sebuah negara untuk membuat penduduknya sejahtera. Sejumlah program telah disiapkan pemerintah, salah satunya adalah sanitasi total berbasis masyarakat (STBM). Melalui program ini, masyarakat diharapkan bisa tinggal di lingkungan yang sehat.

"Program STBM yang berlangsung sejak  2015 merupakan program bersama pemerintah untuk universal access di 2019. Target kami adalah 100% air minum, 100% sanitasi layak, dan 0% wilayah kumuh. Hingga saat ini, akses sanitasi layak di Indonesia sudah mencapai 70,08% kepala keluarga yang menggunakan jamban," tutur Direktur Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan, dr Imran Agus Nurali Sp.KO saat ditemui dalam sebuah acara, Kamis (12/10/2017) di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Akses sanitasi penggunaan jamban bertujuan mencegah masyarakat membuang air besar sembarangan di tanah atau sungai.

Dr. Imran menjelaskan, daerah yang akses sanitasinya sudah bagus yaitu mencapai 100% adalah Yogyakarta. Sedangkan untuk Papua akses sanitasinya masih tergolong rendah yaitu hanya sebesar 16%. Hal itu lantaran faktor demografis yang masih sulit dicapai.

(Baca Juga: Tak Mau Kalah dengan Hamish Daud, Raffi dan Denny Cagur Pun Beri Dukungan Achintya Nilsen di Miss World 2017)

(Baca Juga: Tak hanya Jaga Berat Badan, Minum Air Putih 8 Gelas Juga Cegah Infeksi Kemih)

(Baca Juga: Mengobati Batuk hingga Cegah Kanker, Manfaat Cokelat untuk Kesehatan yang Belum Diketahui)

(Baca Juga: Liburan Seru ala Jokowi, dari Mulai Melancong ke Raja Ampat hingga ke Kebun Binatang Ragunan)


Selain penggunaan jamban, dalam program STBM ada lima pilar antara lain stop buah sampah sembarangan, mencuci tangan pakai sabun, mengelola makanan dan minuman, mengelola sampah, serta mengelola limbah cair seperti septic tank dan saluran air. Dengan penerapan lima pilar tersebut diharapkan bisa menurunkan risiko penyakit menular.

"Berdasarkan data WHO, mencuci tangan bisa menurunkan risiko penyakit diare sebanyak 45%. Jika ditambah dengan menjaga kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah, penurunan risikonya bisa mencapai 90%. Maka dari itu, penting bagi masyarakat menerapkan pola hidup sehat," kata dr Imran. Pemerintah terus mengupayakan agar penerapan STBM bisa digerakkan di rumah tangga.

Sejumlah penyakit yang bisa dihindari dari penerapan pola hidup sehat adalah diare, infeksi saluran pernapasan, infeksi mata, hepatitis, dan demam tifoid. Penyakit-penyakit tersebut ditularkan oleh bakteri atau kuman yang seringkali menempel di tubuh. Dr Imran juga mengingatkan agar membiasakan diri untuk menggunting kuku karena menyimpan bakteri.

(Ade Indra Kusuma)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya