Salut! Sebuah Toko Bubble Tea di China Pekerjakan 16 Karyawan Penyandang Disabilitas

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis
Selasa 10 Oktober 2017 06:11 WIB
Share :

Selain itu, para karyawan yang bekerja di tempat tersebut harus memulai karirnya sebagai anak magang. Tujuannya agar mereka mendapatkan pelatihan khusus sebelum akhirnya diangkat menjadi karyawan tetap.

Saat ini, Silent Beverage memiliki 16 karyawan telah menjalani masa pelatihan selama 1,5 bulan. Setelah melewati proses tersebut, mereka baru dapat bekerja penuh waktu.

Seorang karyawan berusia 20 tahun bernama Huang Yun mengatakan dalam bahasa isyarat, bahwa ia telah belajar banyak hal termasuk membuat berbagai jenis minuman. Huang mengaku bahwa pekerjaan tersebut telah membantunya untuk lebih mandiri, sehingga orang tuanya tidak perlu khawatir lagi.

“Saya mengetahui toko minuman ini dari media sosial. Sajian tehnya memiliki cita rasa yang lezat dan harganya pun relatif murah,” ujar seorang konsumen dari Shenzen.

Bulan ini, Silent Beverage rencananya akan membuka dua cabang baru di kota. Mereka mengaku masih akan mengandalkan tenaga para penyandang disabilitas dalam meracik berbagai sajian bubble tea untuk para pengunjung. Demikian dilansir dari South China Morning Post, Senin (9/10/2017).

(Ade Indra Kusuma)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya