PADA 2015 lalu, salah satu restoran asal China sempat menarik perhatian dunia karena menjadi restoran pertama yang menyediakan lapangan kerja bagi orang dengan keterbelakangan mental. The Forrest Gump setidaknya memperkerjakan 12 orang disabilitas setelah mengikuti sebuah pelatihan.
Tindakan mulia ini ternyata berhasil menginspirasi sejumlah pihak untuk melakukan hal serupa. Sebuah toko minuman di Guiyang, Provinsi Guizhou, kembali menyita perhatian masyarakat China setelah mengeluarkan kebijakan untuk mempekerjakan karyawan tuna rungu.
Seperti diketahui, para penyandang disabilitas di China memang kesulitan mencari pekerjaan yang mau menerima kekurangan mereka. Namun tidak bagi Silent Beverage. Mereka justru menyediakan lapangan pekerjaan bagi penyandang disabilitas yang telah lulus dari sekolah menengah khusus di sekitar lokasi toko.
BACA JUGA:
Berdasarkan pengakuan pihak pengelola, hal tersebut dimaksudkan agar para karyawan dapat meningkatkan kemampuan komunikasi mereka dengan para pengunjung. Silent Beverage hanya memiliki satu karyawan yang bukan tuna rungu pada posisi kasir. Hal ini dilakukan untuk memudahkan komunikasi dengan para konsumen, mengingat karyawan lainnya berkomunikasi dengan bahasa isyarat.
Selain itu, para karyawan yang bekerja di tempat tersebut harus memulai karirnya sebagai anak magang. Tujuannya agar mereka mendapatkan pelatihan khusus sebelum akhirnya diangkat menjadi karyawan tetap.
Saat ini, Silent Beverage memiliki 16 karyawan telah menjalani masa pelatihan selama 1,5 bulan. Setelah melewati proses tersebut, mereka baru dapat bekerja penuh waktu.
Seorang karyawan berusia 20 tahun bernama Huang Yun mengatakan dalam bahasa isyarat, bahwa ia telah belajar banyak hal termasuk membuat berbagai jenis minuman. Huang mengaku bahwa pekerjaan tersebut telah membantunya untuk lebih mandiri, sehingga orang tuanya tidak perlu khawatir lagi.
“Saya mengetahui toko minuman ini dari media sosial. Sajian tehnya memiliki cita rasa yang lezat dan harganya pun relatif murah,” ujar seorang konsumen dari Shenzen.
Bulan ini, Silent Beverage rencananya akan membuka dua cabang baru di kota. Mereka mengaku masih akan mengandalkan tenaga para penyandang disabilitas dalam meracik berbagai sajian bubble tea untuk para pengunjung. Demikian dilansir dari South China Morning Post, Senin (9/10/2017).
(Ade Indra Kusuma)