Tragis, Niat Mewarnai Rambut, Wanita Asal China Ini Alami Kebotakan hingga Luka Bakar di Kulit Kepala

Annisa Amalia Ikhsania, Jurnalis
Rabu 13 September 2017 11:03 WIB
Ilustrasi (Foto: Straitstimes)
Share :

Hingga akhirnya penata rambut mulai menyadari bahwa ada sesuatu yang tak beres pada kliennya. Ia segera membantu Deng untuk mencuci rambut dan menghilangkan cat pewarna. Deng pun dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis. Dermatologi mengungkapkan bahwa Deng mengalami alergi terhadap zat pewarna dan kulit kepalanya mengalami luka bakar 40 persen akibat bahan kimia.

Atas kejadian tersebut, Deng harus mencukur rambutnya, karena khawatir masih terdapat residu pewarna rambut yang bisa menyebabkan reaksi lebih buruk. Ia pun harus dirawat inap di rumah sakit selama lima hari.

"Aku selalu ingin memiliki rambut panjang dan sekarang aku tidak bisa menerima penampilan kepalaku yang botak," ujar Deng, seperti dikutip StraitTimes, Rabu (13/9/2017).

Deng pun menuntut salon kecantikan sebagai kompensasi biaya pengobatan dan kerusakan rambut yang dialaminya. Ia menuntut sebesar USD12.418 atau senilai Rp160 jutaan.

Penata rambut mengungkapkan bila kasus tersebut merupakan pertama kali dialaminya selama lebih dari sepuluh tahun bekerja di bidangnya. Ia pun setuju untuk membayar tagihan medis Deng senilai USD538 atau setara dengan Rp7 jutaan.

(Vien Dimyati)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya