Saat melalui proses pewarnaan yang kedua, Deng mulai merasa kulit kepalanya terbakar. Namun, sang hairdresser mengatakan bahwa hal tersebut merupakan normal terjadi dan memintanya untuk bertahan.
Memasuki proses pewarnaan yang ketiga, Deng kembali mengeluh bahwa kulit kepalanya terasa sakit. Deng mengungkapkan jika kondisi tersebut bisa terjadi lantaran ada kaitannya dengan produk pewarnaan yang digunakan.
Namun, penata rambut tersebut dengan tegas membantah pernyataan Deng dan kembali melanjutkan proses pewarnaan. Padahal, Deng sendiri mulai merasa cemas karena warna rambut hijau keabuan yang diinginkan justru terlihat seperti warna hijau apel. Lagi-lagi penata rambut mengelak dan menyatakan sah-sah saja bila warna hijau abu berubah menjadi warna hijau sesuai merk tersebut.
Baca Juga: Aneh! Bocah Asal India Keluarkan Air Mata Kerikil Putih seperti Kapas
Deng memasuki tahap pewarnaan yang keempat. Nyatanya, kulit kepala Deng semakin terasa nyeri, bahkan ia sampai menangis dibuatnya. Penata rambut tetap bersikeras bahwa apa yang dialami Deng merupakan normal dan rasa nyeri yang ditimbulkan akan segera hilang.