Lama Pacaran Tak Berlaku di Pernikahan? Pantas Banyak Pasangan Cerai!

Vessy Frizona, Jurnalis
Selasa 29 Agustus 2017 14:05 WIB
Ilustrasi (Foto: Lifeisreallyeasy)
Share :

ABADINYA setiap pernikahan tak dapat diukur dari lamanya pasangan suami-istri menjalani kisah pacaran sebelum menikah. Nyatanya 50 persen pasangan cerai walau pun mereka sudah berhubungan sejak muda.

Hampir 95 persen pernikahan di Amerika Serikat merupakan buah dari hubungan pacaran yang dilakukan sebelum menikah. Lantas, apalah arti pengalaman pacaran selama bertahun-tahun yang dilakukan sebelum menikah?

Baca Juga: Orang Dewasa Bisa Belajar Hal Penting Ini dari si Kecil! Apa Saja Ya?

Eddy Baller seorang pakar dating dan hubungan sosial menyatakan tak ada korelasi pengalaman orang-orang yang berpacaran dengan pernikahan. Sebab kehidupan setelah menikah dengan pacaran sangat jauh berbeda.

“Pernikahan langgeng terjadi atas bagaimana masing-masing pasangan menjalani hubungan sehat. Mereka menuju pernikahan yang tumbuh dari kebaikan pribadi satu sama lain. Hubungan yang sehat itu tidak rumit,” tulisnya seperti dilansir Lifehack, Selasa (29/8/2017).

Banyak hal mistik tentang hubungan yang sehat berkaitan dengan memusatkan perhatian pada hal-hal yang salah. Banyak orang menyalahkan sumber eksternal atas kegagalan dan kesuksesan hubungan mereka.

Baca Juga: Menjadi Single karena Perceraian Jangan Putus Asa, Cek Keuangan dan Bersenang-senang!

“Tempat pertama untuk memulai hubungan yang sehat adalah dengan melihat diri kita sendiri dengan baik. Bila terjadi kesalahan, jangan terlalu mudah menyalahkan orang lain. Sebagai gantinya, dua orang butuh harus saling memuji,” tambahnya.

Apa pun yang dibawa ke dalam hubungan akan memengaruhi usia dan kualitasnya. Inilah sebabnya mengapa komitmen terhadap pertumbuhan pribadi begitu penting. Semakin baik diri seseorang, semakin baik orang yang hidup bersama, dan semakin baik pula romansa pernikahan.

“Hal ini akan memengaruhi bagaimana pengalaman hubungan kita dalam pernikahan. Pengalaman kualitas yang lebih baik akan mengajarkan pelajaran lebih menarik bagi orang yang taat. Untuk pengalaman lebih baik, perbaiki diri Anda dulu,” jelasnya.

Baca Juga: Perselingkuhan Menyebabkan Mental Rusak, Ini Fakta Psikologisnya!

Ia menyarankan kepada pasangan mengasah keterampilan sosial dalam hubungan. Bukan berfokus pada menciptakan hubungan awet dari pacaran hingga menikah. Misalnya mampu membaca pribadi orang dan memahami cara terbaik untuk menyampaikan pesan sangat besar.

“Tanpa keterampilan itu, sulit membiarkan orang lain tahu bagaimana perasaan kita dan memahami perasaan mereka. Belajar bagaimana memengaruhi orang lain secara positif dapat membantu hubungan jangka panjang,” tukasnya.

(Vien Dimyati)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya