ISTILAH helikopter parenting kini tengah menjadi perdebatan. Sebagian orangtua bersikukuh menganggap itu benar, sebagian lainnya tidak sepakat dengan model pengasuhan tersebut.
Helikopter parenting adalah gaya pola asuh di mana orangtua berusaha dapat selalu melindungi anak. Mereka ingin anak mendapatkan yang terbaik dengan cara terlibat dengan kehidupan anak di setiap lini.
Sayangnya, berdasarkan pendapat psikolog anak, Ann Dunnewold Ph. D., keterlibatan orangtua tersebut justru mengarah ke overcontrolling, overprotecting, dan overperfecting. Secara garis besar disebut, overparenting.
Baca Juga: Serunya Punya Anak Perempuan, Ibu Bisa Jalin Ikatan Lebih Erat seperti Sahabat
Efeknya bisa dirasakan anak ketika memasuki bangku kuliah. Di mana mereka tinggal di asrama atau kos yang berjauhan dari orangtua. Saat situasi seperti itu, kemungkinan besar orangtua akan berurusan dengan emosi kompleks dikala melepas anak pergi. Orangtua akan menelefon anak setiap saat, mengirim pesan, atau video call setiap pukul 19.45