Tak hanya busana, kini beberapa kain tradisional tersebut sudah banyak dimanfaatkan dalam bentuk lain. Misalnya, tas, ornamen interior, sprei, sepatu, dan lainnya. Lantas, yang menjadi pertanyaan, bolehkah menjadikan kain tradisional yang sarat akan makna dan pesan tersebut sebagai item fesyen selain busana?
Menurut salah seorang desainer yang menggunakan material kain tradisional dalam rancangannya, yakni Didiet Maulana, hal tersebut sah-sah saja dilakukan bila memang memiliki nilai estetika yang baik.
"Selama penggunaannya sesuai, atau memberi nilai estetika yang baik menurut saya tidak apa-apa. Apalagi dijadikan sebagai ornamen interior yang cantik. Karena semakin banyak digunakan dalam berbagai macam barang maka akan semakin banyak perajin-perajin yang laku," papar Didiet Maulana yang dihubungi Okezone melalui pesan singkat, baru-baru ini.
Hal senada juga dituturkan oleh desainer Indonesia lainnya, yakni Ferry Sunarto. Menurutnya, sesuatu yang bernuansa tradisional bukan hanya perlu dilestarikan tetapi juga bisa dikembangkan.
"Bagi saya, menggunakan kain tradisional dalam konten bukan busana sah-sah saja. Karena memang kain wastra Nusantara itu bukan hanya perlu dilestarikan, tapi bisa dikembangkan menjadi sesuatu yang kekinian," terang Ferry Sunarto yang juga dihubungi Okezone melalui pesan singkat.