Ubah bahasa Anda
Anak-anak yang diam mungkin menerima pesan tanpa disadari, bahkan dari orangtua mereka sendiri. Bahwa ada sesuatu yang salah dengan perilaku pendiam mereka. "Dengan mengatakan, 'Maaf, dia pemalu,' kepada orang dewasa lain, itu berarti menyiratkan kepada anak bahwa orangtua melihat diamnya mereka sebagai hal yang negatif," kata Erica Reischer, Ph.D., penulis What Great Parents. Lakukanlah strategi Sederhana untuk membesarkan anak agar dapat berkembang. Dia menyarankan untuk mengatakan sesuatu seperti, "Dia merasa tenang sekarang." Ini artinya mengakui perasaan anak saat itu dengan positif. Berikan anak kebebasan untuk menjadi siapa dirinya sebenarnya.
Baca Juga: Moms, Anak Tak Disiplin ketika di Meja Makan! Beri Saja Tantangan
Buka dialog
Periksalah bersama anak setelah melewati situasi yang membuatnya diam, seperti menanyakan, "Apa yang terjadi saat pria itu menyapa kita? Apakah itu membuat kamu tidak nyaman?" Saran daei Heidi Kiebler-Brogan, seorang konselor profesional berlisensi. Percakapan semacam ini bisa membantu Anda lebih baik memahami perilakunya. Kemudian, Anda dapat menawarkan alat untuk membantu pada kesempatan berikutnya. Jika dia menolak coba katakan "Hai," misalnya, agar dapat membuatnya tersenyum. Ini juga akan membantunya melakukan transisi yang tak terelakkan ke semua interaksi yang terbentang di depan di sekolah dan kegiatan lainnya.