STRETCH mark atau dikenal dengan selulit yang muncul pada permukaan kulit memang kerap mengganggu penampilan seseorang. Munculnya selulit dapat mengurangi rasa percaya diri seseorang. Apalagi bagi mereka yang ingin mengenakan bikini atau busana yang sedikit terbuka.
Karena itu, banyak wanita yang berusaha untuk menghilangkan selulit pada tubuh melalui sejumlah perawatan kecantikan. Namun, tak demikian halnya yang dilakukan oleh Cinta Tort Cartro. Ia justru ingin mengajak wanita bisa memahami kecantikan tubuh yang dimilikinya. Ya, perempuan asal Spanyol ini justru mengubah selulit yang dimiliki menjadi sebuah karya seni unik.
Hal ini terlihat melalui sebuah akun Instagram bernama @zinteta, Cartro kerap mengunggah foto berisi guratan selulit pada bagian tubuh yang berhiaskan warna-warni cantik. Cartro menggunakan berbagai alat untuk mewarnai selulit, termasuk cat pewarna, kemudian menciptakan warna-warni pada tubuh wanita.
Cartro sendiri sudah memulai hal ini sejak satu tahun yang lalu, kala dirinya merasa tertekan dengan kekurangan yang terdapat pada tubuhnya. Seperti menutupi guratan-guratan kasar selulit. Ia pun mulai menyadari bahwa kekurangan yang dimiliki tak seharusnya menjadi sebuah hambatan.
“Ini bermula ketika aku berkarir di bidang artistik di mana aku memulainya dari tekanan pada estetika yang tidak disukai wanita dan pada bagian tubuh non normatif,” kata Cartro, seperti dilansir Mashable, Selasa (25/7/2017).
“Mungkin inspirasi ini yang membuat saya mengubah stretch mark menjadi sebuah seni, untuk bekerja dengan warna dan memiliki kemampuan agar orang-orang bisa merepresentasikan kecantikan yang dimiliki,” terangnya.
Selain selulit, Cartro juga mengunggah sejumlah foto yang berisi permasalahan klasik yang kerap dialami wanita. Misalnya, noda menstruasi pada pakaian dalam serta bentuk puting payudara yang beragam. Melalui karya seni yang dibuatnya, Cartro ingin mengajak agar setiap orang mencintai kecantikan yang dimiliki, meski faktanya wanita memiliki bentuk tubuh yang berbeda-beda.
“Kita harus bekerjasama untuk mendobrak norma estetika sehingga semua orang memiliki kemampuan untuk mencintai dan menerima diri mereka sendiri. Mencintai dirimu adalah aksi yang sesungguhnya,” tutup perempuan 21 tahun itu.