USIA anak-anak menjadi masa paling tepat memberikan edukasi penting untuk masa depannya kelak. Jika sejak dini si kecil terpapar hal-hal negatif tentunya akan berdampak buruk pada perkembangannya. Berbeda jika sejak dini si kecil sudah diberikan hal-hal positif. Terutama mengenai kejujuran. Jika sejak awal anak diajarkan mengenai kejujuran otomatis mereka akan terjauh dari tindakan korupsi.
Psikolog Keluarga Dr Rose Mini atau biasa disapa Bunda Romi mengatakan, kejujuran sudah harus diajarkan orangtua kepada anak sejak dini. Jika anak terlihat berperilaku tak jujur orangtua harus menegur tindakan anak.
“Tindakan korupsi berawal dari ketidakjujuran. Misalnya anak mulai melakukan plagiat. Apa pun bentuknya, itu bukan hasil karya dia. Dia harus ditegur. Karena dampaknya membuat orang lain menginterpretasikannya secara berbeda,” ungkapnya di Jakarta belum lama ini.
Sementara itu, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Surya Chandra Surapaty mengatakan, pencegahan korupsi bisa diajarkan pada anak sejak masa balita. Dimulai dengan mengajarkan kejujuran di rumah. “Minta anak untuk belanja dan berapa uang kembalian yang dikembalikan pada orangtuanya. Selain itu orangtua juga harus memberikan contoh dan teladan yang baik,” terangnya.
Seperti diketahui Salah satu agenda prioritas Pemerintah saat ini adalah pemberantasan korupsi di Indonesia. Korupsi adalah bahaya laten yang harus ditanggulangi bersama. Korupsi di Indonesia sudah masuk dalam kategori yang sangat memprihatinkan sehingga pemberantasan korupsi harus dilakukan tidak hanya pada tatanan penindakan saja, namun juga harus dimulai dari sisi pencegahan.