Bila Anda masih muda, kemungkinan resorpsi tulang masih seimbang dan dalam beberapa kasus terlampaui oleh pembentukan jaringan tulang baru. Tapi di kemudian hari, kehilangan jaringan tulang bisa mempercepat penciptaan tulang baru. Akselerasi itu sangat terasa di kalangan orang-orang yang tidak beraktivitas dan wanita yang telah mencapai atau melewati masa menopause. Hilangnya jaringan tulang bisa menyebabkan kelemahan dan masalah postural.
“Latihan angkat beban bisa melawan semua kerugian yang kemungkinan dialami oleh tulang dan defisit postural,” tambah Schoenfeld.
Melalui proses remodeling tulang, latihan angkat beban merangsang perkembangan osteoblas tulang. Meskipun Anda dapat mencapai beberapa manfaat tulang melalui latihan aerobik, latihan angkat beban merupakan cara terbaik untuk mempertahankan dan meningkatkan kekuatan tulang pada tubuh secara maksimal.
Penelitian lebih lanjut menghubungkan latihan angkat bebas dengan peningkatan sensitivitas insulin. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Diabetes Care menemukan bahwa sesi latihan dua kali seminggu membantu mengendalikan ayunan insulin dan berat badan untuk pria usia lanjut yang menderita diabetes tipe-2.
"Otot secara aktif menggunakan glukosa untuk metabolisme energi," kata Mark Peterson, asisten profesor kedokteran fisik di University of Michigan.