BAGI Anda para pencinta pizza, sebuah kabar duka berhembus dari salah satu penemu varian pizza yang cukup fenomenal. Tepat pada 8 Juni 2017, penemu pizza bertopping nanas, Sam Panopoulous menghembuskan nafas terakhirnya.
Menurut dokumen kematian Panopoulus, ia lahir di Yunani. Pada usia 20 tahun, Panopoulus dan saudara laki-lakinya hijrah ke Kanada dan membuka beberapa restoran.
Ide meletakkan potongan nanas pada topping pizza muncul ketika Panopoulous membuka Satellite Restaurant di Chatham, Ontario. Ia mengatakan, kala itu pizza masih terbilang menu baru dan hanya memiliki beberapa pilihan topping keju, pepperoni, serta potongan jamur saja. Meletakkan potongan buah-buahan sebagai topping adalah hal yang tak lazim.
Namun Panopoulous dan saudaranya bersikeras untuk mencoba sesuatu yang kreatif dan "out of the box", dengan maksud agar restoran mereka lebih cepat dikenal. Tindakan yang mereka lakukan itu ternyata berhasil.
Dalam sebuah wawancara dengan BBC, Panopoulous mengatakan bahwa pizza bertopping nanas tersebut sebetulnya hanya sebuah eksperimen. Ketika pengunjung mulai datang kembali untuk memesan hidangan itu, barulah mereka memasukkan hawaiian pizza ke dalam menu restoran.
Warisan Panopoulous kini menjadi menu wajib di berbagai restoran pizza di seluruh dunia. Kendati demikian, tidak semua orang menyukai menu bercita rasa manis gurih ini.
Beberapa waktu lalu, Presiden Islandia sempat melontarkan sebuah lelucon bahwa, jika ia memiliki wewenang, ia akan melarang warganya memasukkan nanas ke dalam olahan pizza. Demikian dilansir dari The Daily Meal, Senin (12/6/2017).