Infeksi menyebabkan peradangan yang diketahui berperan besar dalam memicu stroke, terutama pada kalangan muda. Preeklampsia sendiri merupakan gangguan inflamasi. Infeksi mungkin adalah apa yang mendorong beberapa wanita ni melewati batas, para peneliti menjelaskan.
Untuk penelitian dalam journal Stroke ini, tim menganalisis catatan kesehatan dari 197 wanita yang memiliki stroke terkait preeklampsia, dan 591 wanita dengan preeklampsia yang tidaik mengalami stroke. Kasus stroke pada wanita dengan preeklampsia adalah lebih dari 200 per 100.000 persalinan. Selain itu, lebih dari 1 dari 10 wanita dalam penelitian yang mengalami stroke terkait dengan preeklampsia meninggal di rumah sakit.
"Penting untuk dicatat bahwa risiko stroke pada wanita dengan preeklampsia tidak berakhir setelah persalinan. Hampir dua pertiga stroke terkait preeklampsia terjadi setelah persalinan, ketika ibu telah pulang," papar Miller.
"Biasa mereka mengalami gejala neurologis, seperti sakit kepala parah, sangat serius, terutama selama masa postpartum," pungkas Miller.
(Helmi Ade Saputra)