TAK membedakan gender, dalam hal belanja ada sebagaian orang yang masih suka terkecoh dengan harga yang miring. Akibatnya, tak sedikit orang yang mendapatkan kulitas barang yang buruk atau palsu.
Begitu juga ketika membeli batik yang merupakan wastra asli Indonesia. Batik memang sudah digalakkan sejak lama menjadi busana nasional dalam berbagai kesempatan, namun ketika membelinya, ada yang masih tak bisa membedakan mana batik tulis atau cap yang asli dan mana yang merupakan cetak atau printed.
Anda salah satunya? Mungkin saran dari desainer batik kombinasi, Inge Chu bisa membantu Anda dalam memilih kain batik yang berkualitas.
"Yang paling kentara yang bisa dilihat itu dari coraknya yang monoton. Batik cetak atau printed itu lebih monoton, coraknya itu-itu saja, sebenarnya sama dengan batik cap namun bisa dilihat dari harga murah itu tentu batik yang palsu atau printed," jelas desainer yang merupakan anggota Indonesian Fashion Chamber chapter Semarang ini.
Untuk lebih jelasnya, berikut tips dari Inge yang dibagikan kepada Okezone di Bandung belum lama ini.
Warna
Untuk membedakan batik, Anda bisa melihat dari segi warna. Warna batik tulis lebih terlihat natural. Sedangkan batik lainnya cenderung lebih terang bahkan mengilap.