Waspada, Ayah Suka Marah-Marah Bikin Anak Sering Gelisah

Vessy Frizona, Jurnalis
Senin 08 Mei 2017 04:07 WIB
Pola asuh (Foto: Pictons)
Share :

MUDAH tersulut emosi membuat seseorang akan cepat marah. Tabiat marah-marah tidak baik bagi perkembangan anak. Kemarahan oragtua bahkan masuk dalam kategori pelecehan terhadap anak.

Orangtua yang sering marah-marah berdampak buruk bagi anak. Tak peduli ketika anak masih kecil atau sudah besar, perempuan atau laki-laki. Seperti dilansir Livestrong, Senin (8/5/2017), berikut dampak yang terjadi bila orangtua sering marah-marah.

Ketakutan

Anak kecil dan setengah baya yang sering terpapar rasa marah dari seorang ayah mungkin menjadi semakin ketakutan di lingkungan rumah, takut melakukan atau mengatakan sesuatu yang salah dan mengundang ketidaksetujuan atau kemarahan ayahnya.

Kegelisahan

Rasa takut terus-menerus atas reaksi seorang ayah atau takut kemarahannya dapat menyebabkan seorang anak menjadi terlalu cemas dan khawatir. Kegelisahan dapat mengekspresikan dirinya dengan cara yang berbeda, dari nilai yang buruk di sekolah hingga ketidakmampuan bergaul, atau susah berhenti ngompol. Anak yang sudah agak besar mungkin menjadi bingung dan depresi, bahkan menyebabkan tindakan bunuh diri.

Tingkat percaya diri rendah

Anak yang selalu terpapar rasa marah mungkin merasa dirinya tidak dapat melakukan sesuatu dengan benar, secara serius mempengaruhi kepercayaan diri dan harga diri. Anak mungkin merasa semua yang dia lakukan tidak akan disetujui ayah, selalu salah, atau tidak mungkin berhasil.

(Vien Dimyati)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya