HATI-hati dalam menggunakan media sosial, termasuk Facebook. Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa terus-menerus "berselancar" di media sosial seperti Facebook dapat berdampak negatif terhadap otak Anda.
Temuan menunjukkan bahwa ketika ada ketidakseimbangan antara dua sistem kognitif-perilaku dalam otak manusia, ada tingkat yang lebih tinggi penggunaan bermasalah dari situs jejaring sosial.
Dalam studi tersebut, peneliti dari Universitas DePaul di Amerika Serikat menerapkan perspektif dual system-teori didirikan pada psikologi kognitif dan ilmu saraf-yang menyatakan bahwa manusia memiliki dua mekanisme berbeda di otak mereka. Hal ini dapat memengaruhi ketika mereka mengambil keputusan.
Sementara sistem 1 otomatis dan reaktif, cepat dipicu, sering tidak sadar, sebagai reaksi terhadap stimulus seperti melihat atau pemberitahuan atau notifikasi dari media sosial. Sistem 2 adalah reflektif, sistem penalaran yang bergerak lebih lambat, mengatur kognisi dan mengontrol perilaku, menurut Hamed Qahri-Saremi, asisten profesor di DePaul University.
"Sistem kedua dapat membantu individu mengontrol impuls dan perilaku yang tidak dalam kepentingan terbaik mereka," tambahnya yang dikutip Zeenews, Minggu (19/3/2017).