"Kalau lada putih itu aromanya lebih soft (halus) dibandingkan dengan lada hitam. Tetapi dari segi rasa memang lebih 'pedas'. Sedangkan lada hitam, rempah-rempah ini keunggulannya terletak di aromanya yang benar-benar tajam," tutur Astrid kepada Okezone, saat dihubungi via telepon, Selasa (29/11/2016).
Lada hitam sebetulnya memang cocok untuk dijadikan bumbu pelengkap, meski beberapa orang cenderung menggunakan rempah-rempah ini untuk marinasi.
"Kalau untuk aku pribadi, aku lebih suka menggunakannya sebagai bumbu penambah rasa dan aroma. Karena itulah fungsi utama rempah-rempah ini. Coba Anda hirup aroma sup yang baru matang, segarkan? itulah aroma yang dihasilkannya," jelas Astrid.
Lebih lanjut Astrid menjelaskan, ada beberapa jenis masakan khas Indonesia yang tidak boleh luput dari campuran lada hitam seperti, rendang, kaleo, dan berbagai kuliner tradisional Aceh.
"Aku biasanya masak Sie Reuboh (daging rebus) dengan mencampurkan lada hitam dan lada putih. Karena ciri makanan khas Aceh itu terletak aromanya yang sangat kuat," pungkasnya.
(Santi Andriani)