Ketika dingin, semangka akan mempunyai kandungan vitamin dan nutrisi lain yang lebih sedikit dibandingkan dengan semangka yang disimpan pada suhu ruangan. Pasalnya, suhu ruangan membuat semangka akan terus memproduksi vitamin dan nutrisi lainnya setelah dipetik. Dan ketika disimpan di dalam kulkas, maka produksi vitamin dan nutrisi lain pada semangka tersebut akan berjalan lebih lambat.
Penelitian tersebut melakukan uji coba pada beberapa buah semangka dengan menyimpan buah tersebut dalam suhu 21°c, 12°c, dan 5°c. Setelah 14 hari, semangka yang disimpan di dalam suhu 21°c mempunyai kandungan nutrisi yang lebih tinggi dibandingkan dengan semangka yang disimpan dalam suhu 5°c. Apabila dibandingkan dengan buah semangka yang baru dipetik, semangka yang disimpan dalam suhu 21°c selama 14 hari mempunyai kandungan lycopene 40 persen dan beta-carotene 139 persen lebih tinggi.
Anda sangat dianjurkan untuk mengonsumsi buah semangka ketika musim panas untuk menjaga tubuh agar tetap terhidrasi dengan baik, karena semangka mengandung lebih dari 90 persen air.
Tingginya kandungan air di dalam semangka membuat buah ini sangat bermanfaat apabila Anda ingin menurunkan berat badan. Semangka sangat kaya akan vitamin A dan C, beta-carotene, lycopene, zat besi, zink, kalium, dan zat gizi lainnya.
Oleh karena itu, buah semangka merupakan makanan yang sangat dianjurkan ketika Anda sedang dalam proses diet. Pasalnya, semangka dapat membantu menurunkan berat badan dan membuat tubuh kita tetap fit, karena semangka mengandung berbagai vitamin dan nutrisi lain yang bermanfaat bagi tubuh kita.