Diyakini bahwa minuman cokelat pertama diciptakan oleh bangsa Maya sekitar 2000 tahun silam yang merupakan campuran pasta biji kakao, air, tepung jagung, dan cabai. Minuman ini disajikan dingin.
Versi Aztec, yang menjadi bagian penting dari budaya mereka sekitar 1400 tahun yang lalu, adalah minuman pahit, pedas yang diyakini memiliki sifat obat, untuk melawan kelelahan, dan meningkatkan mood.
Cokelat panas menjadi populer di Eropa setelah diperkenalkan melalui kontak dengan dunia baru. Eropa menggunakan gula, bukannya cabai, untuk membuat rasa cokelat pada minuman tersebut lebih terasa.
Minuman cokelat panas ini merupakan minuman mewah yang hanya bisa dirasakan oleh orang-orang tertentu saja. Pada tahun 1800-an, cokelat bubuk dikembangkan di Belanda dengan memisahkan minyak pada cokelat dengan biji cokelatnya. Serbuk cokelat ini lebih mudah untuk diaduk dengan susu atau air, dan memiliki kadar lemak yang rendah.
Manfaat Kesehatan Minuman Cokelat Panas