BANYAK orang yang baru didiagnosis diabetes terkejut, karena sering tanpa gejala jelas. Tapi, begitu didiagnosis diabetes, Anda harus secara teratur memeriksa gejala kadar gula darah melonjak untuk mengurangi risiko keparahan.
Orang yang telah didiagnosis diabetes memang harus mengetahui tanda-tanda gula darah mereka naik. Hal ini agar segera ditangani oleh ahli medis, sehingga kondisi diabetes tidak semakin parah. Anda bisa mengetahui kadar gula darah naik dari tanda-tanda fisik berikut ini:
Mata
Ketika gula darah naik, maka pembuluh darah di mata melemah dan ada kelebihan kolesterol pada retina. Perlahan-lahan, kondisi tersebut dapat mengaburkan penglihatan dan akibatnya penglihatan menghilang jika tidak ditangani.
Kunjungi dokter segera jika mengalami rasa sakit atau sensasi terbakar di mata. Jangan lupa untuk periksa kesehatan mata setiap 6 bulan sekali dan ikuti tips perawatan mata untuk memastikannya tetap sehat.
Kulit
Jika Anda telah lama menderita diabetes, kulit bisa menjadi sangat kering dan gatal. Hal ini karena tingginya gula darah membuat jamur berkembang, sehingga meningkatkan risiko infeksi jamur dan bakteri.
Selain itu, Anda juga bisa menderita vaginitis dan herpes jika infeksi menyebar ke alat kelamin. Tingginya gula darah juga dapat mempengaruhi kelenjar keringat yang dapat menyebabkan gatal di kaki dan kulit kepala. Jadi, kulit kepala sering gatal juga merupakan tanda kadar gula darah meningkat, bukan hanya karena ketombe.
Kaki
Penderita diabetes atau diabetesi sangat rentan terhadap kondisi yang disebut kaki diabetes. Jika Anda menderita diabetes, mungkin tidak dapat merasakan kaki dengan benar, dan produksi keringat terganggu.
Faktor-faktor ini dapat menimbulkan tekanan abnormal pada sendi, tulang dan kuit kaki, sehingga menyebabkan cedera. Setelah terluka, proses penyembuhan akan sangat lambat karena kurangnya suplai darah dan sistem kekebalan tubuh melemah.
Selain itu, sistem kekebalan juga mudah melemah ketika kadar gula darah tidak terkontrol. Jika tidak diobati, maka dapat menyebabkan gangren yang dapat mengancam jiwa.
Gusi
Diabetes melemahkan daya tahan terhadap infeksi dan memperlambat proses penyembuhan. Namun, mungkin Anda belum mengetahui jika diabetes juga dapat mempengaruhi kesehatan mulut.
Terkadang, rongga atau gusi berdarah sering berakhir menjadi tanda-tanda pertama diabetes. Sering munculnya kerusakan gigi, mulut kering dan penyakit gusu yang parah adalah masalah umum di mulut.
Hal ini karena tingginya kadar gula darah dalam air liur mendorong pertumbuhan jamur yang disebut Candida. Bakteri tersebut dapat menyebabkan infeksi yang disebut thrush oral. Jadi, jika gusi Anda sering bengkak, maka terlebih dahulu harus mengecek kadar gula darah. Demikian dikutip dari Thehealthsite.
(Helmi Ade Saputra)