HARI Kartini yang diperingati setiap 21 April tak lepas dari sosok perempuan Jawa sederhana yang berasal dari Jepara. Di salah satu kabupaten di Jawa Timur ini banyak kuliner khas yang bisa dicicipi.
Dilansir dari TicJepara, Rabu (20/4/2016), berikut lima kuliner khas Jepara yang wajib cicipi ketika bertandang ke kampung halaman mendiang R.A. Kartini ini.
Adon adon coro
Jika Jakarta punya bajigur maka Jepara punya minuman khas sejenis yakni adon-adon coro. Minuman tradisional ini terbuat dari campuran jahe, gula merah, santan, berbagai rempah dan potongan kelapa muda yang dibakar terlebih dulu. Adon-adon coro dibuat dengan cara merebus jahe, gula merah, santan, potongan kelapa dan air hingga mendidih. Sementara penyajiannya adalah dengan mencampur sesendok jamu penolak masuk angin dengan air rebusan jahe yang masih panas. Di Jepara penjual adon-adon coro dengan mudah bisa ditemui di sekitar Alun-alun Jepara. Minuman ini bisa menghangatkan badan dan harganya juga sangat terjangkau.
Es Gempol / Pleret
Butuh minuman dingin ditengah teriknya matahari Jepara, tak perlu khawatir karena ada es gempol yang siap melegakan tenggorokan. Segelas es ini terdiri dari campuran gempol, santan dan gula merah cair. Gempol atau pleret sendiri adalah sebutan untuk adonan yang terbuat dari tepung beras yang diberi pewarna makanan kemudian dibentuk dan dikukus hingga matang. Gempol memiliki bentuk bulat seperti kelereng sedangkan pleret berbentuk seperti kantong kecil. Untuk penyajiannya cukup mudah, gempol dan pleret ditaruh dalam mangkuk kemudian diberi siraman santan dan gula, tak ketinggalan tambahan es batu yang menyegarkan.
Moto Belong
Makanan ini memang tidak terlalu populer, mungkin sebagian dari Anda bahkan baru mendengarnya. Moto belong adalah sebutan untuk makanan yang terbuat dari singkong yang diparut kemudian diperas airnya lalu diolah dengan diberi isian pisang. Selanjutnya moto belong dibentuk seperti kapsul, dibungkus daun pisang dan dikukus hingga matang. Setelah matang, moto belong disajikan dengan cara dipotong hingga menyerupai bentuk bola mata. Sebagai pelengkap, moto belong disajikan dengan parutan kelapa dan sedikit gula.
Poci
Hidangan yang satu ini bukanlah teh poci atau sejenisnya tapi makanan yang biasa dijadikan camilan. Poci terbuat dari tepung ketan yang diadon bersama santan kemudian dibentuk seperti kerucut. Poci diisi dengan unti atau campuran kelapa parut dan gula merah, kemudian poci dibungkus dengan daun pisang dan diolah dengan cara dikukus hingga matang.
Horok-horok
Hidangan yang satu ini dikenal dengan sebutan horok-horok. Makanan tradisional ini terbuat dari tepung sagu kemudian dikukus. Setelah dimasak kemudian dituang dalam tempayan dan diaduk dengan sisir. Horok-horok memiliki bentuk butiran kecil dan tekstur yang kenyal serta liat. Garam biasa ditambahkan sebagai perasa. Horok-horok biasa dimakan bersama campuran.bakso, gado-gado, pecel atau sate kikil.