Cairan serviks berubah sepanjang siklus
Cairan serviks merupakan salah satu indikator siklus menstruasi sehat yang paling penting, karena adanya perubahan hormon dalam setiap tahapan siklus Anda. Anda tentu pernah melihat bahwa setelah selesai haid, Anda akan mengalami kekeringan di bawah sana. Itu terjadi karena produksi cairan serviks sangat sedikit, karena estrogen sangat rendah.
Saat Anda mendekati masa ovulasi dan tingkat estrogen meningkat, cairan serviks Anda akan keluar berupa cairan basah dan mungkin terlihat sedikit buram. Begitu juga selama fase ovulasi, Anda mungkin akan menemukan keputihan seperti putih telur yang lengket dan melar.
PMS bukan kepastian
Tidak peduli berapa banyak wanita yang Anda kenal selalu berurusan dengan peningkatan nafsu makan, perubahan suasana hati, dan gejala khas lainnya setiap bulan, PMS bukan aturan pasti. Bahkan gejala PMS fisik seperti kembung, nyeri payudara, kram perut, dan dan jerawat adalah manifestasi dari ketidakseimbangan estrogen, progesteron, testosterone, dan kortisol.