Namun, ini harus dijalani dengan pengaturan diet yang tepat, karena tujuan Anda adalah mengistirahatkan sistem tubuh, khususnya pencernaan. Puasa dengan cara teratur seperti demikian akan meningkatkan energi pada sistem metabolisme untuk membakar kalori lebih efisien.
Puasa juga dapat meningkatkan fungsi otak karena puasa memicu produksi brain-derived neurotrophic factor (BDNF), satu protein yang dapat mempengaruhi fungsi otak dan juga sistem saraf periferal.
Penelitian bahkan menyebutkan bahwa puasa lima hari selama sebulan bisa mengurangi risiko kanker, penyakit jantung, dan peradangan yang bisa menyebabkan berbagai masalah kronis. Puasa juga membantu membersihkan tubuh, termasuk menjaga kulit tetap bersih karena pembuagan racun atau toksin dapat terbantukan.
(Renny Sundayani)