Karya Haute Couture Desainer Indonesia Perlu Diapresiasi

Annisa Amalia Ikhsania, Jurnalis
Kamis 20 Agustus 2015 10:56 WIB
karya haute couture desainer Indonesia perlu diapresiasi (Foto: Deden/Okezone)
Share :

“Haute couture berbeda dengan koleksi ready to wear, karenanya harga yang diberikan untuk kedua jenis busana tersebut berbeda. Oleh karenanya, masyarakat juga perlu lebih mengapresiasi karya dari desainer tersebut,” tutupnya.

Seperti diketahui, semalam desainer Hian Tjen sukses menggelar peragaan busana tunggal yang pertama. Mengambil lokasi acara di Hotel Raffles Kuningan, Jakarta, Hian Tjen mengusung koleksi bertema “Chateau Fleur”. Koleksi tersebut terdiri dari 50 busana couture.

"Sebenarnya saya belum lama di dunia fesyen, belum 10 tahun. Tapi banyak orang yang mendukung untuk membuat fashion show," ujar Hian Tjen dalam konferensi pers di Hotel Raffles, Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2015.

Peragaan busananya memang spesial. Selain koleksi menarik yang dihadirkan, tapi juga didukung tata panggung dengan desain menawan.

"Panggungnya dibuat seperti chateau atau kastil jadi memang sesuai tema," tutupnya.

(Tuty Ocktaviany)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya