Rubah-rubah ini berlarian ketika ada pengunjung yang datang. Mereka akan menghampiri pengunjung, bahkan terkadang usil menarik-narik rambut atau tas yang dibawa si pengunjung.
Tapi tenang, rubah-rubah manis ini tidak akan berubah menjadi buas kepada pengunjungnya. Hanya saja Anda harus berhati-hati jika tiba-tiba mereka menarik rambut Anda.
Rubah dianggap sebagai salah satu hewan yang penting dalam mitologi Jepang. Sebab, hewan ini banyak hadir dalam cerita-cerita rakyat.
Namun di Desa Rubah, rubah-rubah ini bertingkah menggemaskan dengan berjalan-jalan santai, berjemur, tidur, dan menikmati kehidupannya di desa ini.
Rachel menyebutkan, perilaku rubah-rubah ini lebih seperti anjing lokal daripada hewan liar. Hewan-hewan tersebut juga terurus dengan makanan yang cukup dan membuat mereka sehat.
(Johan Sompotan)