RUJAK juhi adalah makanan khas Betawi. Salah satu yang cukup terkenal adalah Rujak Juhi Pak Tata. Ada sejak 1978, pemilik Rujak Juhi Pak Tata menyebut tak ada yang berubah selain rasanya yang semakin enak.
Tata Sukanta bukanlah yang pertama kali mengawali usaha ini, melainkan sang ayah yang bernama Uha. Pertama kali menjajakan, Uha mendorong gerobak rujak juhinya di seputaran Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
Kini usaha Rujak Juhi Pak Tata juga diteruskan oleh generasi ketiga alias putra sulung Tata, Yoseph Bustadi.
"Enggak ada yang berubah dari zaman kakek, isiannya masih sama, yang berubah hanya harga dan rasanya semakin enak," aku Yoseph ketika ditemui Okezone di Jakarta Fashion & Food Festival (JFFF) 2015 di Mall Summarecon Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Yoseph menerangkan, salah satu yang tidak berubah yaitu sayuran yang digunakan adalah masih kol dan mentimun. Meski banyak penjual rujak juhi yang kini mengganti kol dengan daun selada.
"Tapi kami masih menggunakan kol dan mentimun, karena dari zaman kakek ya dua sayuran ini yang dipakai. Sekarang kan banyak yang kolnya diganti daun selada, kami tidak, kecuali terima pesanan untuk pernikahan atau acara tertentu dan pemesan minta diganti selada," beber Yoseph.