Takut Kotor, Chef Muto Pernah Menolak Jadi Chef

Santi Andriani, Jurnalis
Jum'at 20 Februari 2015 08:30 WIB
Chef Muto (Foto:Okezone)
Share :

SEMPAT menjabat sebagai asisten manajer, Mutoni Sultonik, pernah menolak menjadi chef. Dalam pikiran pria asli Tegal, Jawa Tengah ini, dulu, jabatan asisten manajer lebih bergengsi ketimbang harus masak di dapur.

Bahkan, meski diiming-imingi gaji lebih besar, pria yang kini akrab dipanggil Chef Muto itu, bersikukuh tidak mau diangkat sebagai koki restoran milik gitaris Dewa Budjana di Jimbaran, Bali.

"Kan pas diangkat jadi asisten manajer, juga sekaligus diangkat sebagai chef. Tapi aku enggak mau kalau jadi koki, ya aku gengsi dong. Aku bilang, 'Chef itu kotor, kalau aku sekarang (jadi manajer-red) kan ganteng, bersih'," kenang Chef Muto ketika berkunjung ke Kantor Redaksi Okezone, di Gedung HighEnd, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Penunjukkan Muto sebagai asisten manager sekaligus chef di restoran itu bukan tanpa alasan. Setelah tiga tahun bekerja di restoran, kemampuan dan pengalaman Muto dianggap mumpuni untuk memasak hidangan-hidangan yang menjadi menu andalan restoran.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya