"Siluetnya musim dingin, dramatis, harus pintar membuat padu padan busana yang baik, mulai sarung tangan, rok, atasan juga dilihat. Semuanya dibuat sendiri termasuk sepatu yang ada ukiran kayu," tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Barli juga mengaku jika ajang New York Couture Fashion Week akan menjadi pengalaman luar biasa. Terlebih, banyak cerita dan tantangan yang harus dihadapi dalam menyiapkan koleksi kali ini.
"Memang, ada misi budaya dan syiar. Harus dilihat pakemnya juga, bisa meng-cover tubuh dan tidak boleh transparan," tutupnya.
(Ainun Fika Muftiarini)