Begini Cara Pas Mengulek Sambal

Santi Andriani, Jurnalis
Rabu 21 Januari 2015 11:20 WIB
Cara mengulek sambal yang benar (Foto:Wikipedia)
Share :

MEMBUAT sambal sebaiknya diulek, bukan diblender. Untuk membuat sambal yang enak dan teksturnya pas, ada sejumlah hal yang perlu Anda perhatikan ketika mengulek bahan-bahan sambal.

Chef Agus Sasirangan, Runner Up MasterChef Indonesia 1, kepada Okezone memberi sejumlah tips bagaimana sebaiknya mengulek sambel.

Pastikan biji cabai hancur

Saat mengulek, pastikan Anda menghancurkan biji cabai hingga lembut. "Biji cabai yang sebenarnya mengeluarkan rasa pedas itu, bukan daging cabai. Jadi saat mengulek, pastikan biji cabai diulek," kata chef kelahiran Marabahan, Kalimantan Selatan ini.

Seringkali orang membuang biji cabai agar sambal tidak begitu pedas. Chef Agus menyarankan, lebih baik mengurangi jumlah cabai yang dihendak digunakan ketimbang membuang biji cabai.

Jangan terlalu lembut

Jika biji cabai sebaiknya diulek halus, tidak demikian dengan daging cabai atau bahan sambal lainnya, seperti bawang merah dan tomat. Chef Agus Sasirangan mengatakan, sambal akan terasa lebih nikmat ketika teksurnya masih sedikit kasar.

"Menguleknya jangan sampai halus semua, sambal yang terlalu lembut juga tidak enak, ini sama saja seperti diblender. Biarkan beberapa bahan, seperti cabai, bawang merah, atau tomat masih agak kasar. Di mulut juga akan lebih enak," jelasnya.

Hindari penggunaan cairan tambahan

Untuk memudahkan mengulek, seringkali orang menambahkan air. Chef Agus menyarankan, sebaiknya ini tidak dilakukan.

Cairan tambahan seperti air atau minyak goreng, menurut Agus, hanya akan mengurangi rasa pedas sambal. Bahan-bahan sambal lainnya, seperti bawang merah, bawang putih, atau tomat akan mengeluarkan cairannya sendiri. Ini cukup untuk memudahkan mengulek sambal.

Penggunaan cobek dan ulekan

Penggunaan cobek dan ulekan menurut Chef Agus juga sangat penting diperhatikan untuk mendapatkan sambal yang enak dan teksturnya baik. Chef Agus menyarankan untuk menyilangkan antara penggunaan cobek yang terbuat dari batu dengan yang terbuat dari kayu.

"Ketika cobeknya dari batu, sebaiknya ulekannya dari kayu dan sebaliknya. Karena ketika cobek batu menggunakan ulekan batu, maka gesekan akan menyebabkan ulekan aus dan timbul butiran-butiran batu, ini kan tidak enak di mulut dan tidak baik untuk kesehatan," ujar Agus.

Sedangkan jika menggunakan ulekan dan cobek dari kayu, juga akan kurang enak. Pasalnya, tekanan kayu kurang mantap untuk mengulek bahan-bahan sambal.

(Fitri Yulianti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya