“Kopinya nanti disimpan di toples yang terbuat dari kaca kalau bisa, tetapi terpenting ditutup rapat saja agar wangi khas kopinya tidak sampai hilang,” tuturnya.
Tetapi, sebelum membawanya sebagai oleh-oleh mungkin Anda bertanya mengapa disebut kopi Solong. Agung Fauzi Susanto mengatakan bahwa nama kopi di Aceh rata-rata sesuai dengan tempat pengolahannya. Namun, biji kopi tetap berasal dari daerah Gayo, salah satu kabupaten di Provinsi Aceh yang berada di gugusan pegunungan Bukit Barisan.
“Jadi, memang penamaan kopi di Aceh sesuai di mana tempat diolahnya. Pohon kopinya tetap dari daerah Gayo, hanya diolahnya di Solong, sehingga namanya Kopi Solong,” pungkasnya.
(Johan Sompotan)