PHD Pariwisata DKI Jakarta Capai Rp1,6 T

Pasha Ernowo, Jurnalis
Jum'at 26 November 2010 16:35 WIB
PHD pariwisata DKI Jakarta capai Rp1,6 T. (Foto: timur.jakarta.go.id)
Share :

PERKEMBANGAN perekonomian di DKI Jakarta memang sangat pesat, namun sektor pariwisata yang banyak menyumbangkan devisa kurang diperhatikan. Ini dapat dilihat dari tidak adanya peningkatan infrastruktur dan peningkatkan kinerja dari para pejabat Pemda DKI Jakarta. Terbukti, dengan pencapaian Rp1,6 T pada tahun 2009 dari pariwisata sudah sangat memuaskan.

"Jakarta sebenarnya dapat lebih menghasilkan pajak penghasilan daerah (PHD) lebih besar dari pencapaian Rp1,6 T pada tahun 2009, asalkan Pemda DKI serius melaksanakannya pembenahan di segala elemen," kata  Vice Chairman Association Of The Indonesian Tours dan Travel Agencies (ASITA), Jongki Adiyasa saat ditemui okezone di sela-sela acara HighTea Dialog dengan tema "Proyeksi Industri Perhotelan dan Pariwisata 2011", Jakarta, Kamis (25/11/2010).

"Sebenarnya DKI Jakarta sangat potensial untuk dunia pariwisata. Ini terbukti dengan banyaknya objek-objek pariwisata, tempat-tempat bersejarah, event budaya, event fesyen, dan musik. Semua kegiatan tersebut dapat menambah PHD, asalkan dilakukan dengan serius dan sedikit melakukan inovasi dalam menjalankannya," sambungnya.

Senada dengan Jongki, Public Relations Prime Plaza Hotel dan Resorts, Martha Lory Fransisca mengungkapkan, "Seharusnya pihak pemerintah lebih berinovasi dan kreatif dalam menjalankan program yang terkait dengan pariwisata dan lebih giat bekerja sama dengan pihak swasta agar pariwisata di DKI Jakarta dapat lebih berkembang dan mengalahkan negara lain. DKI Jakarta dapat menjadi tempat wisata yang berkelas dunia asalkan dikerjakan dengan serius."

Berbeda dengan pandangan Jongki, Kepala UPT Pelayanan Info Pariwisata DKI Jakarta,  Tatang Sumantri mengungkapkan, Pemda DKI selama ini sudah melakukan segala upaya untuk memperbaiki hal-hal yang terkait dengan sektor pariwisata DKI Jakarta.

"Kami sudah banyak melakukan kegiatan yang terkait dengan bidang pariwisata, namun ada satu hal yang membuat semua kegiatan tersebut terbentur, yaitu dana," tutupnya.

(Chaerunnisa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya