
Penyiraman penting, terutama ketika pohon masih muda dan baru ditanam. Namun, kebutuhan air perlu disesuaikan dengan cuaca, kondisi tanah, dan tempat penanaman.
Pada awal pertumbuhan, siram secara teratur agar tanah tetap lembap. Setelah akar berkembang dan tanaman mulai stabil, frekuensi penyiraman dapat dikurangi sesuai kebutuhan.
Saat musim hujan, penyiraman tambahan mungkin tidak diperlukan. Sebaliknya, pada musim kemarau, tanaman dalam pot biasanya membutuhkan air lebih sering karena tanahnya lebih cepat mengering.
Hindari menyiram secara berlebihan hingga tanah terus-menerus basah karena kondisi tersebut dapat mengganggu kesehatan akar.
Pemberian pupuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi pohon mangga selama masa pertumbuhan hingga pembentukan buah.
Gunakan pupuk lengkap sesuai dosis pada label produk. Unsur hara seperti nitrogen, fosfor, dan kalium memiliki peran berbeda dalam mendukung pertumbuhan tanaman, perkembangan akar, serta pembungaan dan pembuahan.
Pemberian pupuk sebaiknya disesuaikan dengan usia tanaman, kondisi tanah, dan fase pertumbuhannya. Hindari pemupukan berlebihan, terutama pada bibit muda, karena dapat merusak akar dan mengganggu pertumbuhan.
Perlu diingat, pupuk bukan satu-satunya faktor yang menentukan pohon mangga bisa berbunga dan berbuah. Kecukupan sinar matahari, kondisi cuaca, varietas, serta kesehatan tanaman juga berpengaruh.
Salah satu hal yang menarik dari menanam mangga adalah proses perkembangan buahnya setelah bunga muncul.
Secara umum, buah mangga membutuhkan sekitar 100–150 hari setelah berbunga untuk mencapai kematangan panen. Artinya, buah bisa siap dipanen dalam waktu sekitar 3–5 bulan, bergantung pada varietas dan kondisi lingkungan.
Namun, perlu dibedakan antara waktu pohon mulai berbuah dan waktu buah matang. Bibit mangga yang baru ditanam tidak otomatis menghasilkan buah dalam 3–5 bulan. Jangka waktu tersebut dihitung setelah pohon berbunga dan berhasil membentuk buah.
Ketika buah mulai berkembang, perhatikan kondisinya secara berkala. Pastikan tanaman memperoleh air dan nutrisi yang cukup, tetapi jangan sampai tanah tergenang.
Buah mangga umumnya menunjukkan perubahan ukuran dan warna kulit menjelang panen. Pada beberapa varietas, kulit berubah menjadi kuning, jingga, atau kemerahan, sedangkan varietas lain tetap memiliki warna hijau meski sudah matang. Karena itu, kenali ciri kematangan varietas yang ditanam agar panen dilakukan pada waktu yang tepat.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.