Budi menjelaskan, kunjungannya bertujuan membantu memublikasikan keberadaan Rumah Oksigen dan Bus Oksigen milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng. Kedua fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap.
"Kalau warga mulai sesak, segera ke Rumah Oksigen terdekat. Ruangan ini disaring ketat pakai HEPA. Kalian cukup duduk istirahat, beri waktu paru-paru bernapas lebih lega, dan nikmati udara dengan konsentrasi oksigen 100%. Ada tenaga kesehatan yang memantau, dan jika butuh penanganan lebih, akan langsung dirujuk ke rumah sakit," katanya.
Selain Rumah Oksigen, Pemprov Kalteng juga menyiapkan Bus Oksigen keliling untuk menjangkau masyarakat yang kesulitan mengakses fasilitas tersebut.
"Untuk yang sulit menjangkau lokasi, Pemprov Kalteng sudah menyiapkan Bus Oksigen keliling. Tabung oksigen murni ini sangat krusial, terutama bagi relawan pemadam api yang saturasinya sering drop di bawah 90 akibat polusi tinggi. Jangan tunggu sampai parah, kalau ada yang mengeluh sesak, langsung arahkan ke fasilitas oksigen terdekat," pungkasnya.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.