
Selain rutin melatih pernapasan perut, dr. Cecep juga membagikan beberapa tips gaya hidup sehari-hari untuk mencegah asam lambung kumat. Pertama adalah memberikan jeda 2 hingga 3 jam setelah makan sebelum berbaring atau tidur. Jika gejala sering muncul di malam hari, posisi bagian kepala tempat tidur bisa ditinggikan.
“Jeda & posisi tidur. Jeda 2 sampai 3 jam abis makan sebelum rebahan. Kalo gejala sering muncul malam, tinggikan bagian kepala tempat tidur,” beber dr. Cecep.
Kedua adalah menjaga berat badan dan mengenali pemicunya. Jika memiliki berat badan berlebih, usahakan untuk menurunkannya secara bertahap. Selain itu, catat dan hindari makanan atau minuman pemicu, mengingat pemicu asam naik bisa berbeda pada tiap orang.
Meskipun latihan pernapasan ini sangat membantu mengurangi gejala, dr. Cecep mengingatkan bahwa metode ini sifatnya adalah terapi pendukung dan bukan pengganti penanganan medis utama dari dokter.
“Kapan ke dokter? Periksa kalo ada nyeri dada, susah nelen, muntah darah, BAB hitam, muntah terus, berat badan turun tanpa sebab, atau gejala gak membaik. Latihan ini bukan pengganti obat dokter,” pungkas dia.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.